KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat TUHAN YME atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kami semua, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan baik
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat TUHAN YME atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kami semua, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan baik
Kami tau bahwa Makalah ini masih
banyak kekurangan oleh sebab itu kami minta saran dan masukan dari para
pemabaca demi dan untuk perbaikan makalah kami ke depan.,
kiranya makalaj kami yang singat ini bias menjadi pedoman bagi para pembaca nya, ahir kata kami ucapkan terimakasih..
Ciputat, 25 Agustus 2015
Penulis,
kiranya makalaj kami yang singat ini bias menjadi pedoman bagi para pembaca nya, ahir kata kami ucapkan terimakasih..
Ciputat, 25 Agustus 2015
Penulis,
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Komunikasi
merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari , komunikasi yang baik
sangat penting bagi efektivitas kelompok atau organisasi apapun. Riset yang ada
mengidentifikasikan bahwa komunikasi yang buruk paling sering dijadikan
sumber-sumber konflik antar personal. Karena individu menghabiskan hamper 70
persen dari waktu mereka untuk berkomunikasi. Menulis, membaca, mendengar,
berbicara adalah hal yang masuk akal untuk menyimpulkan bahwa satu dari
kekuatan terbesar yang merintangi kinerja kelompok yang berhasil adalah
kurangnya komunikasi yang efektif.
Sebuah
ide betapapun hebatnya, tidak akan berguna sampai dapat disampaikan dan
dipahami oleh orang lain. Komunikasi yang sempurna, jika hal itu memang ada,
muncul ketika suatu pemikiran atau sebuah ide tersampaikan sedemikian rupa
sehingga gambaran mental yang didapat oleh sipenerima sama dengan di gambarkan
sipengirimnya.
Didalam
sebuah bisnis, komunikasi merupakan hal yang fundamental dimana kesalahan di
dalam komunikasi bisa berakibat fatal seperti kehilangan tender. Komunikasi
juga menjadi perhatian penting pada penulisan laporan yang ada dalam sebuah
bisnis.Karena laporan dalam aktivitas bisnis berguna dalam penyampaian
informasi yang terkait dengan tujuan dari suatu perusahaan atau
organisasi.Sehingga penulisan laporan yang sesuai yakni yang baik dan benar
akan mempengaruhi kinerja perusahaan atau organisasi. Hal inilah yang kemudian
menarik dikaji lebih lanjut bagaimana membuat sebuah laporan yang efektif dalam
komunikasi bisnis.
B. Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini dapat dikemukakan sebagai berikut :
1. Memahami definisi serta jenis dan
hambatan yang ada pada komunikasi bisnis.
2. Mengetahui komunikasi yang
efektif dalam menjalankan bisnis.
3. Memahamami komunikasi tertulis
mulai dari fungsi hingga prinsipnya.
4. Mengetahui struktur dan
sistematika berbagai penulisan laporan yang baik dan benar.
C. Manfaat
Manfaat dalam penulisan makalah
tentang Komunikasi Bisnis dan Penulisan Laporan yakni :
Membantu penulis laporan untuk memahami Komunikasi bisnis yang efektif dalam
menjalankan bisnis
.
Membantu penulis laporan untuk mengetahui prosedur yang benar dalam penulisan
laporan
Meminimalisir
kesalahan yang terjadi dalam penulisan laporan
RUMUSAN
MASALAH :
1). Seberapa penting Komunikasi
2). Apa itu Komunikasi
3). Bagaimana peran komunikasi dalam sunia bisnis
4). Fungsi komunikasi dalam organisasi
5). Bagaiman penerapan komunikasi dalam bisnis
6). Apa itu komuniakasi dalam Admidtrasi
7). Apa saja teknik komunikasi bisnis
8). Unsure yang di gunakan dalam memajukan komunikasi bisnis
9) Apa saja hambatan komunikasi
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENTINGNYA KOMUNIKASI
Maslah komunikasi ini adalah inherent (melekat = sangat penting ) terhadap kebutuhan manusia. Rasanya tidak mungkin seseorang hidup sempurna tanpa berkomunikasi dengan orang lain. Demikian pulahalnya pada sebuah organisaisi bisnis, komuniukasi merupakan sumber kehidupanya.
B. PENGERTIAN KOMUNIKASI1). Seberapa penting Komunikasi
2). Apa itu Komunikasi
3). Bagaimana peran komunikasi dalam sunia bisnis
4). Fungsi komunikasi dalam organisasi
5). Bagaiman penerapan komunikasi dalam bisnis
6). Apa itu komuniakasi dalam Admidtrasi
7). Apa saja teknik komunikasi bisnis
8). Unsure yang di gunakan dalam memajukan komunikasi bisnis
9) Apa saja hambatan komunikasi
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENTINGNYA KOMUNIKASI
Maslah komunikasi ini adalah inherent (melekat = sangat penting ) terhadap kebutuhan manusia. Rasanya tidak mungkin seseorang hidup sempurna tanpa berkomunikasi dengan orang lain. Demikian pulahalnya pada sebuah organisaisi bisnis, komuniukasi merupakan sumber kehidupanya.
Banyak sekali kita jumpai pengertian komunikasi dalam literature,beberapa diantaranya menyatakan bahwa “komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan berita atau informasi dari seseorang ke sesorang lain .
Herbert T menyatakan bahwa “ Comunication is the process by which meaning of knowledge is transferred from one person to another,usually for the purpose of obtaining some specific goal. Komunikasi adalh proses mentransfer pengetahuan atau makna untuk mencapai tujuan tertentu.
Lebih lanjut Krech menyatakan pula “ A simple definition communication would refer to the use of symbols to achive common or shared information about and object. Definisi yang sederhana menyatakan bahwa komunikasi adalah kegitan menggunakan symbol-simbol dalam rangka menyampikan informasi tentang suatu object.
C. PENERAPAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA BISNIS
Sutu perusahaan hanya akan merealisasikan tujuan jika setiap petugas bekerja secara efisisen dan ada kerjasama antar petugas yang satu dengan yang lain. Salah satu factor yang memungkinkan terjadinya disebutkan terakhir ini adanya hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan . Bermacam cara untuk mengadakan hubungan antara seseorang dengan lainnya. Demikian pula badan usaha utuk mengadakan hubungan antara seseorang dengan orang lain. Cara itu dalam badan usaha adalah dengan pertemuan-pertemuan,berbicara melalui telephone,mengirim surat berbicara langsung pemberian laporan,pemberian petunjuk,dan pemberian perintah. Kedua cara terakhir adalah cara pimpinan untuk mengadakan hubungan dengan bawahan dalam rangka melaksanakan tugas-tugasnya( komunikasi ke bawah ). Masing – masing kebawah bertujuan untuk :
1.Untuk menjamin hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan
2.Untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan bawahan itu agar tertuju kepada realiasasi tujuan perusahaan.
D. KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
Tiga arah umum komunikasi dalam organisasi yaitu :
1.Komunikasi vertical dari atas ke bawah
2.komunikasi vertical dari bawah ke atas
3.Komunikasi horizontal
Adapun fungsi komunikasi dalm organisasi adalah :
•Funsi integrative : yaitu bertujuan untuk menjaga kesatuan individu serta bagian-bagian dalam organisasi
•Fungsi interaktif : yaitu menjaga pertukaran informasi pendapat dan sikap agar individu atau bagian organisasi dapat mengadakan penyesuaian baik antar sub sisitem dalam organisasi ataupun dengan dunia lingkungannya.
E. KOMUNIKASI DALAM BISNIS
1. Komunikasi dengan pelanggan
Dengan langganan atau konsumen perlu dibina komunikasi terus menerus agar konsumen tidak lupa dengan produk perusahaan. Bila konsumen sudah berhasil tertarik satu kali membeli produk tertentu satu kali membeli produk tertentu ini belum dikatan sukses. Dikatakan suskses apabila konsumen tersebut tetap menjadi langaanan dan terbentuk pada dirinya suatu sikap yang disebut “ PATRONAGE BUYING MOTIVE” artinya suatu sikap diman seseorang selau ingin berbelanja ke took tertentu saja atau dia hanya ingin memakai barang X saja,tidak mau diganti dengan barang lain.
2. Komunikasi dengan lembaga pemerintah
Disini orang yang bergerak dibidang bisnis harus memahami peraturan-peraturan yang dikeluarkan pemerintah,baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.. Kemudian perusahaan selalu berkomunikasi dengan cara mengisi formulir-formulir yang diisi, memahami segala kewajiban, memperpanjang surat-surat izinjika sudah habis mas berlaku SIUP
3. Komunikasi dengan masyarakat
Perusahaan hidup ditengah-tengah masyarakat perusahaan tidak berdiri sendiri antara keduanya terjalin suatu kerjasama dan slaing berkomunikasi.
Misalya dalam merayakan hari-hari tertentu perusahaan harus mengikuti apa yang berkembang di masyrakat.
F. KOMUNIKASI DALAM ADMINISTRASI
Komunikasi administrasi adalh bentuk komunikasi yang disampaikan dengan mempergunakan bahasa administrasi. Agar supaya proses komunikasi ini berjalan atau terlaksana secara efisien maka harus diperhatikan bahwa materi kokmunikasi tersebut hendaknya memenuhi 4 macam persyratan yaitu:
a.singkat
b.jelas
c.lengkap
d.tepat
Komunikasi administrasi pada dasarnya adalah kimunikasi tertulis dan banyak dilaksanakan dalam organisasi mengingat bahwa waktu besar artinya baginya tercapai tujuan dan produktifitas usaha.
Disamping itu juga adanya pertimbangan-pertimbangan
a.Dengan komunikasi administrasi maka terdapat bukti hitam diatas putih yang bermanfaat sebagai bahan dokumentasi baik bagi yang memberi ataupun yang memerima pesan
b.Merupakan pegangan yang pasti bagi mereka yang menerima pesan
c.Bilaperlu dengan komunikasi administrasi materinya dapat digandakan dalam waktu yang singkat
Namun demikaian komunikasi administrasi terkandung pula berbagai keburukan antar lain :
a.Mudah menimbulkan berbagai interpretasi manakala materi komunikasi tidak jelas.
b.Kenyataan menunjukan bahwa tidak selamanya komuniksi administrasi efektif dan tidak semua hal dapat dilaksanakan bentuk administrasi komunikasi
c.Dengan komunikasi administrasi maka dapat menimbulkan hambatan bagi penerima pesan jika timbul keragua- raguan.
G. TEKNIK KOMUNIKASI BISNIS
Banyak cara dapat dilakuakan dalam komunikasi bisnis antara lain :
1.Mencetak bulletin
2.Membuat film documenter
3.Publicity
4.Promosi
Komunikasi persuasive menimbulkan dampak yang lebih tinggi kadarnya dibandingkan dengan komunikasi informative,yaitu dampakkognitif,dampak afektif dan dampak behavioral. Agar komunikasi persuasive itu mencapai tujuan dan sasarannya maka perlu dilakukan perencanaan yang matang. Perencanaan direncanakan dilakukan berdasarkan komponen-komponen proses komunikasi. Komponen komunikasi adalah komunikator,pesan,media,dan komunikan
Bagi seorang komunikator suatu pesan yang akn dikomunikasikan sudah jelas isinya,tetapi yang perlu dijadikan pemikiran ialah pengelolaan pesan. Pesan harus ditata sesuai dengan diri komunikan yang akan dijadikan sasaran. Dalam hubungan ini komunikator harus trlebih dahulu melakukan komunikasi personal.
Sehubungan dengan proses komunikasi persuatif itu berikut ini adalah teknik-teknik yang dapat dipilih antara lain
1.Teknik asosiasi
Penyajian pesan komunikan dengan cara menumpangkannya pada suatu objek atau peristiwa yang menarik perhatian khalayak ramai
2.Teknik integrasi
Yang dimaksud dengan integrasi disini adalah kemampuan komunikator untuk menyatukan diri secara komunikatif dengan komunikan
3.Teknik ganjaran
Teknik ganjaran adalah kegiatan uantuk mempengaruhi orang lain dengan cara mengimi-ngimingi
4.Teknik tataan
Adalah upaya menyusun pesan komunikasi sedemikian rupa sehingga didengar atau dibaca serta termotivasi untuk melakukan sebagai mana disarankan oleh pesan tersebut
5.Teknik red – hering
Adalah seni seorang komunikator untuk meraih kemenangan dalam perdebatan dengan menggalakan argumrntasi yang lemah untuk kemudian mengalihkannya sedikit demi sedikit ke aspek yang dikuasainya guna dijadikan senjata ampuh dalam menyerang lawan
H. IKLAN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DUNIA USAHA/BISNIS
Setiap orang yang terjun dalam dunia usaha pasti memilih tujuan dan motivasinya masing-masing. Setiap pengusaha minimal mempunyai tanggung jawab untuk mempetahankan kelangsungan hidup perusahaanya dan maksimal mengembangkan perusahaan seluas –luasnya.
ntuk dapat menjual hasil produksinya secara luas kepada masyarakat konsumen yang tidak terbatas setiap pengusaha tentu berusaha mempengaruhi jumlah permintaan akan barang – barang hasil prosuksi peerusahaanya dengan memanfaatkan factor-faktor marketing mix yang harus dikuasai setiap pengusaha meliputi unsure-unsur :
•Perencanaan produksi
•Penentian merk dagang
•Penentuan bentuk kemasan
•Kebijaksanaan harga
•Penyusunan saluran penjualan
•Penjualan secara Pribadi
•Periklanan dan promosi
Meskipun unsure pembeda terutama iklan dengan sales promotion dan public relation adalah bentuk komuniksainya yaitu nonpersonal sehingga iklan harus menggunakan media namun menurut Wright terdapat beberapa unsure iklan sebagai komunikasi
Unsur – unsure dari iklan
1.Informasi dan persuasi
Kata-kata seperti informasi dan persuasi nampaknya sederhana. Namun dari dua kata itukah terdapat cirri proses komunikasi informasi , to in form maksudnya memberi sesuatu kepada orang lain supaya merekapun tahu apa yang dimaksud oleh pemberi tahu.
2.Informasi diskonto
Karena informasi mengenai suatu produk tersebut disebar luaskan melalui media masa dan bersifat terbuka maka sebelum dimasukan ke media harus dikontrol melalui tahap dan cara tertentu
3.Teridentifikasinya informasi
Ini dimaksudkan bahwa kesungguhan informasi itu tidak hanya karena dikontrol tetapi juga harus jelas sapa yang mempunyai informasi itu, siapa sponsornya yang membayar media, sponsor yang jelas inilah membedakan iklan dengan propaganda.
4.Media komunikasi massa
Pembedaan iklan dengan teknik komunikasi pemasaran yang lain adalah komunikasi yang non personal,jadi iklan memakai media sebagaimana telah dijelaskan dengan menyewa ruang dan waktu.
HAMBATAN KOMUNIKASI BISNIS
Komunikasi
seringkali terganggu atau bahkan dapat menjadi buntu sama sekali. Faktor
hambatan yang biasanya terjadi dalam proses komunikasi, dapat dibagi dalam 3
jenis sebagai berikut :
Hambatan Teknis
Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. Dari sisi teknologi, keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi, akan semakin berkurang dengan adanya temuan baru di bidang teknologi komunikasi dan sistim informasi, sehingga saluran komunikasi dalam media komunikasi dapat diandalkan serta lebih efisien.
Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. Dari sisi teknologi, keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi, akan semakin berkurang dengan adanya temuan baru di bidang teknologi komunikasi dan sistim informasi, sehingga saluran komunikasi dalam media komunikasi dapat diandalkan serta lebih efisien.
Hambatan
Semantik
Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara efektif. Definisi semantik adalah studi atas pengertian, yang diungkapkan lewat bahasa. Suatu pesan yang kurang jelas, akan tetap menjadi tidak jelas bagaimanapun baiknya transmisi.
Untuk menghindari mis-komunikasi semacam ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan karakteristik komunikannya, serta melihat dan mempertimbangkan kemungkinan penafsiran yang berbeda terhadap kata-kata yang digunakannya.
Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara efektif. Definisi semantik adalah studi atas pengertian, yang diungkapkan lewat bahasa. Suatu pesan yang kurang jelas, akan tetap menjadi tidak jelas bagaimanapun baiknya transmisi.
Untuk menghindari mis-komunikasi semacam ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan karakteristik komunikannya, serta melihat dan mempertimbangkan kemungkinan penafsiran yang berbeda terhadap kata-kata yang digunakannya.
Hambatan
Manusiawi
Hambatan jenis ini muncul dari masalah-masalah pribadi yang dihadapi oleh orang-orang yang terlibat dalam komunikasi, baik komunikator maupun komunikan.
Menurut Cruden dan Sherman, hambatan ini mencakup :
Hambatan jenis ini muncul dari masalah-masalah pribadi yang dihadapi oleh orang-orang yang terlibat dalam komunikasi, baik komunikator maupun komunikan.
Menurut Cruden dan Sherman, hambatan ini mencakup :
Hambatan yang berasal dari perbedaan individual manusia, seperti perbedaan
persepsi, umur, keadaan emosi, status, keterampilan mendengarkan, pencarian
informasi, penyaringan informasi.
Hambatan yang ditimbulkan oleh iklim psikologis dalam organisasi atau
lingkungan sosial dan budaya, seperti suasana dan iklim kerja serta tata nilai
yang dianut .
Beberapa hal yang menghambat komunikasi bisnis:
Iklim komunikasi tertutup,
karyawan sedikit mengetahui tentang perusahaan, informasi dikuasasi oleh
pemimpin.
Struktur organisasi yang
besar dan berjenjang, distorsi, penyampaian tertunda, persepsi berbeda.
Filtering, pesan dirubah, diperpendek
atau diperpanjang.
Tidak percaya, merasa diperdaya,
dimanipulasi atau diperlakukan dengan tidak adil.
Rivalitas antar karyawan, saling merahasiakan
informasi yang bisa menguntungkan orang lain.
Status dan power
Beberapa hal untuk mengatasi
hambatan komunikasi bisnis:
Mendorong iklim komunikasi
terbuka, mendorong masukan dan feedback dari karyawan
Menyederhanakan struktur
organisasi, mengurangi layer, informasi lebih cepat
Mempromosikan komunikasi
horisontal, meningkatkan moral, menambah ide-ide.
Membuat pusat isu, karyawan bisa
mengkonfirmasi isu yang berkembang
Membuat saluran formal seperti newsletter untuk memuat
berita/informasi perusahaan
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Komunikasi bisnis adalah
proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi
produk kerja di dalam struktur dan sistem organisasi. Dalam kegiatan komunikasi
bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif tetapi juga haruslah
Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau
melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.
Di era globalisasi ini, tantangan
seorang manajer di masa depan relatif akan semakin sulit, karena dunia bisnis
menghadapi lingkungan persaingan yang cenderung semakin turbulen. Para manajer
perlu membekali diri dengan keterampilan lintas budaya, berupa kemampuan
berinteraksi dengan berbagai ragam budaya, gaya manajemen / bisnis bangsa lain,
maupun kerjasama tim, baik intern maupun dalam suatu aliansi strategis dengan mitra
bisnis. Disini peran komunikasi bisnis menjadi semakin sangat penting, yaitu
kemampuan membaca, menafsirkan laporan dan informasi dari lingkungan. Disamping
menyampaikan gagasan, baik lisan maupun tertulis secara sistematik.
Di era e-bisnis, Komunikasi berkembang
menjadi suatu bisnis tersendiri. Perkembangan sistim informasi dan teknologi
mempercepat proses Globalisasi dan memberikan peluang bagi dunia usaha di
Indonesia untuk mengembangkan usahanya, melalui berbagai kesempatan menjalin
relasi bisnis, pemasaran produk ataupun lainnya. Melalui e-bisnis, transaksi
bisnis telah dilakukan melintasi batas demi batas dan zona waktu yang hampir
pada saat yang bersamaan.
Aktivitas e-bisnis di Indonesia,
merupakan tantangan tersendiri bagi para manajer untuk mengkomunikasikan
bisnisnya kepada masyarakat yang mayoritas skeptis terhadap sistem penjualan on
line melalui perbaikan sistem, pemupukan tingkat kepercayaan masyarakat serta
pemberian edukasi yang berkesinambungan.