Rabu, 09 November 2016

MAKALAH
BUDAYA ORGANISASI
DI SUSUN OLEH :
Nama : Romaryo P Tuasia
Semester : VII (Tujuh)
Prodi : Manejemen


SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI GANESHA
(STIE GANESHA)
2016/2017





KATA PENGANTAR
        Pujisyukur Penulis panjatkan kepada TUHAN YANG MAHA ESA karena atas anugerahNya penulis dapatmenyelesaikan Makalah ini dengan baik. .Makalah ini  disusun dengan tujuan untuk membantu mahasiswa dalam memahami Budaya yang ada di lingkungan Perusahaan dan bagaimana perusahaan mengaplikasikannya., Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi. Akhir kata penulis berharap semoga makalah ilmiah tentang budaya organisasi  ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca. Ahir kata saya ucapkan terimakasih















                                                                                     HormatSaya



Penulis





DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR..........................................................................................................
DAFTAR ISI.........................................................................................................................

BAB  I PENFAHULUAN....................................................................................................

A.    LATAR BELAKANG..............................................................................................
B.     RUMUSAN MASALAH.........................................................................................

BAB II PEMBAHASAN.....................................................................................................
A.    Sejarah Singkat Perkembangan Perusahaan...............................................................
B.     Visi, Misi, Logo, Uniform dan Struktur Organisasi..................................................
C.     Bidang Usaha Perusahaan.........................................................................................
D.    Pedoman Usaha Perusahaan......................................................................................
E.     Sistem Perekrutan dan Pembinaaan Karyawan.........................................................
F.      Sistem Penilaian Prestasi dan penghargaan karyawan...............................................
G.    Prinsip-prinsip dan Strategi Pengembangan Karyawan.............................................
H.    Program/AcaraRutin..................................................................................................
I.       Masalah yang di Hadapi Perusahaan dan Upaya Penyelesaian nya..........................
J.       Analisa Budaya Organisasi PT..................................................................................

BAB III PENUTUP..............................................................................................................
A.    KESIMPULAN.........................................................................................................
B.     SARAN.....................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................................






BAB I PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

Yang melatar belakangi penulisan makalah ini yaitu ingin memberi informasi kepada pembaca agar mengetahui sistem yang ada di perusahan tsb. Dan juga terlepas dari Tugas kuliah yang di berikan oleh dosen.



B.   RUMUSAN MASALAH

A.    Sejarah Singkat Perkembangan Perusahaan
B.     Visi, Misi, Logo, Uniform dan Struktur Organisasi
C.     Bidang Usaha Perusahaan
D.    Pedoman Usaha Perusahaan
E.     Sistem Perekrutan dan Pembinaaan KaryawanSistem Penilaian Prestasi dan penghargaan karyawan
F.      Prinsip-prinsip dan Strategi Pengembangan Karyawan
G.    Program/AcaraRutin
H.    Masalah yang di Hadapi Perusahaan dan Upaya Penyelesaian nyaAnalisa Budaya Organisasi PT
I.       Masalah yang di Hadapi Perusahaan dan Upaya Penyelesaian nya
J.       Analisa Budaya Organisasi PT













A.   SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN PT. INDOFOOD


Perusahaan ini di dirikan dengan nama PT Panganjaya Inti kusuma berdasarkan Akta Pendirian No.228 tanggal 14 Agustus 1990  yang  diubah dengan Akta No.249 tanggal 15 November 1990 dan yang diubah kembali denganAkta No.171 tanggal 20 Juni 1991, semuanya dibuat dihadapan Benny Kristanto, SH., Notaris di Jakarta dan telah mendapat persetujuan dari Menteri KehakimanRepublik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C2-2915.HT.01.01Th.91
tanggal 12 Juli 1991, serta telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No.579, 580 dan 581 tanggal 5 Agustus 1991, dan di umumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.12 tanggal 11 Februari 1992, Tambahan No.611. Perseroan  mengubah  namanya yang semula PT Pangan jaya Intikusuma  menjadi PT Indofood Sukses Makmur, berdasarkan keputusan Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham yang dituangkan dalam Akta Risalah Rapat No.51tanggal 5 Februari 1994  yang  dibuatoleh  Benny Kristianto, SH., Notaris di Jakarta,
PT Indofood  CBP  Sukses Makmur Tbk. Merupakan salah satu perusahaan mie instant dan makanan olahan terkemuka di Indonesia yang menjadi salahsatu cabang perusahaan yang dimiliki oleh Salim  group
Pada tahun 1994, terjadi penggabungan beberapa anak perusahaan yang berada di lingkup Indofood Group (PT Sanmaru, PT Supermi, dan PTPanganjaya), sehingga mengubah nama nya menjadi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. yang khusus bergerak dalam bidang pengolahan mie instan. Divisi mieinstan merupakan divisi terbesar di Indofood danpl pabrik nya tersebar di 15 kota, di antaranya Medan, Pekanbaru, Palembang, Tangerang, Lampung,Pontianak, Manado, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Makasar, Cibitung,Jakarta, Bandung dan Jambi, sedangkan cabang tanpa pabrik yaitu Solo, Bali dan Kendari. Hal ini bertujuan agar produk yang dihasilkan cukup di distribusikan kewilayahsekitar kota dimanapl pabrik berada, sehingga produk dapat diterima oleh konsumen dalam keadaan segar serta membantu program pemerintah melalui pemerataan tenaga kerja lokal. PT Indofood tidak hanya mempunyai pabrik diIndonesia, tapi pabrik mereka juga tersebar di seluruh dunia seperti di SaudiArabia, Kenya, Serbia, dan yang terbaru yaitu pembangunan pabrik di Kazhakstan.










B.   VISI, MISI, UNIFROM, LOGO,  dan STRUKTUR ORGANISASI




1.1 Visi
“Menjadi perusahaan yang dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan produk bermutu, berkualitas, aman untuk di konsumsi dan menjadi pemimpin di industri Makanan”.



1.2 Misi
“Menjadi perusahaan nasional yang dapat membawa nama Indonesia di bidang industri makan

1.3  LOGO PT INDOFOOD










1.4 UNIFORM PT INDOFOOD





1.5 STRUKTUR ORGANISASI



C.   PRODUK  YANG  DI HASILKAN
Mie, Ice Cream, Makanan Ringan, Biskuit, Tepung Terigu, danSirup

D.    PEDOMAN  UMUM

Dengan disiplin sebagai falsafah Hidup; Kami menjalankan usaha kami dengan menjunjung tinggi integritas; Kami menghargai seluruh pemangku kepentingan dan secara bersama-sama membangun kesatuan untuk mencapai keunggulan dan inovasi yang berkelanjutan


E.     SISTEM PEREKRUTAN KARYAWAN

1. Mendiagnosis seefektif mungkin (berdasarkan kendala waktu, sumber daya finansial, dan ketersediaan staff pelaksana yang ada) faktor-faktor lingkungan dan organisasional yang mempengaruhi posisi yang perlu diisi dan aktivitas rekrutmen.
2. Membuat deskripsi, spesifikasi, dan standart kinerja yang rinci.
3. Menentukan tipe individu-individu yang sering dikaryakan oleh organisasi dalam posisi yang sama.
4. Menentukan kriteria-kriteria rekrutmen.
5. Mengevaluasi berbagai saluran dan sumber rekrutmen
6. Menyeleksi sumber rekrutmen yang kemungkinan menghasilkan kelompok kandidat yang paling besar dan paling sesuai pada biaya yang serendah mungkin.
7. Mengidentifikasikan saluran-saluran rekrutmen untuk membuka sumber-sumber tersebut, termasuk penulisan iklan, menjadwalkan program rekrutmen.
8. Menyeleksi saluran rekrutmen yang paling efektif biaya.
9. Menyusun rencana rekrutmen yang mencakup daftar aktivitas dan daftar untuk menerapkannya.

F.     SISTEM PENILAIAN PRESTASI dan PENGHARGAAN KARYAWAN
A.  Sistem Penilaian (rating system)
B. Sistem Peringkat (ranking system)
C. Sistem berdasarkan tujuan (object-based system
G.    PRINSIP DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PERUSAHAAN
1.1 Marketing Mix

Dalam menghadapi pasar global yang semakin kompleks PT Indofood CBP Sukses Makmur perlu mengembangkan strategi khusus terutama di bidang produksi, pemasaran, penjualan,  dan penetapan harga

1.2 Production Strategy
( StrategiProduksi )
Sebagai makanan instan yang praktis namun memiliki cita rasa yang kuat,Indomie menguasai pasar mie instan di Indonesia. Kepopuleran Indomie ternyata tidak hanya di Indonesia, tapi gaung nya sudah sampai ke mancanegara.
Lebih dari20 tahun, PT Indofood SuksesMakmurTbkmemperkenalkanIndomie, produkmie instant kepasarinternasional.Kini, lndomie bukanhanya dikenal di Negara tetangga dekat seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong hingga Taiwan. Namun, Indomie sudah terbang  jauh ribuan kilometer, menjangkau lebih dari 80 negara, baik di Eropa, Timur

H.    PROGRAM ATAU ACARA RUTIN
Indofood Service Day ( dilakukan 4 kali)
Publikasi media baru (Website fb twitter )
Konfrensi pers

I.       MASALAH  YANG  DI HADAPI  PERUSAHAAN  DAN  CARA MENGATASI NYA
1. Masalah yang di hadapi yaitu adanya Komplain dari konsumen dengan alasan Kepuasan konsumen.
2. Sempat beredarnya indomie Palsu yang hampir Merenggut nyawa seorang mahasiswi di jakarta yang sontak membuat geger Masyarakat sehingga mereka meminta penjelasan dari pihak Perusahaan dan dan juga pemerintah.
Solusi yang di Tempuh yaitu dengan membuat desain baru pada kemasan sehingga tidak ada kekhawatiran dari pelanggan.dan juga ada penjelasan dari pihak BPOM mengenai Produk yang asli dan Palsu.
J.      ANALISIS  BUDAYA  ORGANISASI  PT
KUAT
Alasan nya adalah ada rasa saling Respect di lingkungan PT. Selain itu ketika ada masalah yg di hadapi di PT tersebut maka adanya musyawarah antara bos dan bawahan ini adalah bukti nyata kuat nya budaya PT tersebut.


























DAFTAR PUSTAKA

Minggu, 23 Agustus 2015

TUGAS MAKALAH KOMUNIKASI BISNIS




                                       KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat TUHAN YME  atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kami semua, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan baik
Kami tau bahwa Makalah ini masih banyak kekurangan oleh sebab itu kami minta saran dan masukan dari para pemabaca demi dan untuk perbaikan makalah kami ke depan.,
kiranya makalaj kami yang singat ini bias menjadi pedoman bagi para pembaca nya, ahir kata kami ucapkan terimakasih..                                                                          
                          
                                                                                            Ciputat, 25 Agustus 2015                                               
                                                                                        
                                                                                               Penulis,





















     

                                                


                                                                   






                                                                       BAB I
                                                                 PENDAHULUAN
A.
    Latar Belakang

Komunikasi merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari , komunikasi yang baik sangat penting bagi efektivitas kelompok atau organisasi apapun. Riset yang ada mengidentifikasikan bahwa komunikasi yang buruk paling sering dijadikan sumber-sumber konflik antar personal. Karena individu menghabiskan hamper 70 persen dari waktu mereka untuk berkomunikasi. Menulis, membaca, mendengar, berbicara adalah hal yang masuk akal untuk menyimpulkan bahwa satu dari kekuatan terbesar yang merintangi kinerja kelompok yang berhasil adalah kurangnya komunikasi yang efektif.
Sebuah ide betapapun hebatnya, tidak akan berguna sampai dapat disampaikan dan dipahami oleh orang lain. Komunikasi yang sempurna, jika hal itu memang ada, muncul ketika suatu pemikiran atau sebuah ide tersampaikan sedemikian rupa sehingga gambaran mental yang didapat oleh sipenerima sama dengan di gambarkan sipengirimnya.
Didalam sebuah bisnis, komunikasi merupakan hal yang fundamental dimana kesalahan di dalam komunikasi bisa berakibat fatal seperti kehilangan tender. Komunikasi juga menjadi perhatian penting pada penulisan laporan yang ada dalam sebuah bisnis.Karena laporan dalam aktivitas bisnis berguna dalam penyampaian informasi yang terkait dengan tujuan dari suatu perusahaan atau organisasi.Sehingga penulisan laporan yang sesuai yakni yang baik dan benar akan mempengaruhi kinerja perusahaan atau organisasi. Hal inilah yang kemudian menarik dikaji lebih lanjut bagaimana membuat sebuah laporan yang efektif dalam komunikasi bisnis.

      B. Tujuan

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini dapat dikemukakan sebagai berikut :
1. Memahami definisi serta jenis dan hambatan yang ada pada komunikasi bisnis.
2. Mengetahui komunikasi yang efektif dalam menjalankan bisnis.
3. Memahamami komunikasi tertulis mulai dari fungsi hingga prinsipnya.
4. Mengetahui struktur dan sistematika berbagai penulisan laporan yang baik dan benar.



C.  Manfaat
Manfaat dalam penulisan makalah tentang Komunikasi Bisnis dan Penulisan Laporan yakni :
        Membantu penulis laporan untuk memahami Komunikasi bisnis yang efektif dalam menjalankan bisnis
  .      Membantu penulis laporan untuk mengetahui prosedur yang benar dalam penulisan laporan
      Meminimalisir kesalahan yang terjadi dalam penulisan laporan

RUMUSAN MASALAH :

1). Seberapa penting Komunikasi
2). Apa itu Komunikasi
3). Bagaimana peran komunikasi dalam sunia bisnis
4). Fungsi komunikasi dalam organisasi
5). Bagaiman penerapan komunikasi dalam bisnis
6). Apa itu komuniakasi dalam Admidtrasi
7). Apa saja teknik komunikasi bisnis
8). Unsure yang di gunakan dalam memajukan komunikasi bisnis
9) Apa saja hambatan komunikasi
                                                            









































                                                                  BAB II
                                                               PEMBAHASAN


A. PENTINGNYA KOMUNIKASI

Maslah komunikasi ini adalah inherent (melekat = sangat penting ) terhadap kebutuhan manusia. Rasanya tidak mungkin seseorang hidup sempurna tanpa berkomunikasi dengan orang lain. Demikian pulahalnya pada sebuah organisaisi bisnis, komuniukasi merupakan sumber kehidupanya.
B. PENGERTIAN KOMUNIKASI

Banyak sekali kita jumpai pengertian komunikasi dalam literature,beberapa diantaranya menyatakan bahwa “komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan berita atau informasi dari seseorang ke sesorang lain .
Herbert T menyatakan bahwa “ Comunication is the process by which meaning of knowledge is transferred from one person to another,usually for the purpose of obtaining some specific goal. Komunikasi adalh proses mentransfer pengetahuan atau makna untuk mencapai tujuan tertentu.
Lebih lanjut Krech menyatakan pula “ A simple definition communication would refer to the use of symbols to achive common or shared information about and object. Definisi yang sederhana menyatakan bahwa komunikasi adalah kegitan menggunakan symbol-simbol dalam rangka menyampikan informasi tentang suatu object.
C. PENERAPAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA BISNIS

Sutu perusahaan hanya akan merealisasikan tujuan jika setiap petugas bekerja secara efisisen dan ada kerjasama antar petugas yang satu dengan yang lain. Salah satu factor yang memungkinkan terjadinya disebutkan terakhir ini adanya hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan . Bermacam cara untuk mengadakan hubungan antara seseorang dengan lainnya. Demikian pula badan usaha utuk mengadakan hubungan antara seseorang dengan orang lain. Cara itu dalam badan usaha adalah dengan pertemuan-pertemuan,berbicara melalui telephone,mengirim surat berbicara langsung pemberian laporan,pemberian petunjuk,dan pemberian perintah. Kedua cara terakhir adalah cara pimpinan untuk mengadakan hubungan dengan bawahan dalam rangka melaksanakan tugas-tugasnya( komunikasi ke bawah ). Masing – masing kebawah bertujuan untuk :

1.Untuk menjamin hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan
2.Untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan bawahan itu agar tertuju kepada realiasasi tujuan perusahaan.
D. KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI





Tiga arah umum komunikasi dalam organisasi yaitu :
1.Komunikasi vertical dari atas ke bawah
2.komunikasi vertical dari bawah ke atas
3.Komunikasi horizontal


Adapun fungsi komunikasi dalm organisasi adalah :

•Funsi integrative : yaitu bertujuan untuk menjaga kesatuan individu serta bagian-bagian dalam organisasi
•Fungsi interaktif : yaitu menjaga pertukaran informasi pendapat dan sikap agar individu atau bagian organisasi dapat mengadakan penyesuaian baik antar sub sisitem dalam organisasi ataupun dengan dunia lingkungannya.
E. KOMUNIKASI DALAM BISNIS

1.  Komunikasi dengan pelanggan

Dengan langganan atau konsumen perlu dibina komunikasi terus menerus agar konsumen tidak lupa dengan produk perusahaan. Bila konsumen sudah berhasil tertarik satu kali membeli produk tertentu satu kali membeli produk tertentu ini belum dikatan sukses. Dikatakan suskses apabila konsumen tersebut tetap menjadi langaanan dan terbentuk pada dirinya suatu sikap yang disebut “ PATRONAGE BUYING MOTIVE” artinya suatu sikap diman seseorang selau ingin berbelanja ke took tertentu saja atau dia hanya ingin memakai barang X saja,tidak mau diganti dengan barang lain.

2.  Komunikasi dengan lembaga pemerintah

Disini orang yang bergerak dibidang bisnis harus memahami peraturan-peraturan yang dikeluarkan pemerintah,baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.. Kemudian perusahaan selalu berkomunikasi dengan cara mengisi formulir-formulir yang diisi, memahami segala kewajiban, memperpanjang surat-surat izinjika sudah habis mas berlaku SIUP

3. Komunikasi dengan masyarakat
Perusahaan hidup ditengah-tengah masyarakat perusahaan tidak berdiri sendiri antara keduanya terjalin suatu kerjasama dan slaing berkomunikasi.
Misalya dalam merayakan hari-hari tertentu perusahaan harus mengikuti apa yang berkembang di masyrakat.
F. KOMUNIKASI DALAM ADMINISTRASI




Komunikasi administrasi adalh bentuk komunikasi yang disampaikan dengan mempergunakan bahasa administrasi. Agar supaya proses komunikasi ini berjalan atau terlaksana secara efisien maka harus diperhatikan bahwa materi kokmunikasi tersebut hendaknya memenuhi 4 macam persyratan yaitu:
a.singkat
b.jelas
c.lengkap
d.tepat
Komunikasi administrasi pada dasarnya adalah kimunikasi tertulis dan banyak dilaksanakan dalam organisasi mengingat bahwa waktu besar artinya baginya tercapai tujuan dan produktifitas usaha.
Disamping itu juga adanya pertimbangan-pertimbangan
a.Dengan komunikasi administrasi maka terdapat bukti hitam diatas putih yang bermanfaat sebagai bahan dokumentasi baik bagi yang memberi ataupun yang memerima pesan
b.Merupakan pegangan yang pasti bagi mereka yang menerima pesan
c.Bilaperlu dengan komunikasi administrasi materinya dapat digandakan dalam waktu yang singkat
Namun demikaian komunikasi administrasi terkandung pula berbagai keburukan antar lain :
a.Mudah menimbulkan berbagai interpretasi manakala materi komunikasi tidak jelas.
b.Kenyataan menunjukan bahwa tidak selamanya komuniksi administrasi efektif dan tidak semua hal dapat dilaksanakan bentuk administrasi komunikasi
c.Dengan komunikasi administrasi maka dapat menimbulkan hambatan bagi penerima pesan jika timbul keragua- raguan.
G. TEKNIK KOMUNIKASI BISNIS

Banyak cara dapat dilakuakan dalam komunikasi bisnis antara lain :
1.Mencetak bulletin
2.Membuat film documenter
3.Publicity
4.Promosi
Komunikasi persuasive menimbulkan dampak yang lebih tinggi kadarnya dibandingkan dengan komunikasi informative,yaitu dampakkognitif,dampak afektif dan dampak behavioral. Agar komunikasi persuasive itu mencapai tujuan dan sasarannya maka perlu dilakukan perencanaan yang matang. Perencanaan direncanakan dilakukan berdasarkan komponen-komponen proses komunikasi. Komponen komunikasi adalah komunikator,pesan,media,dan komunikan
Bagi seorang komunikator suatu pesan yang akn dikomunikasikan sudah jelas isinya,tetapi yang perlu dijadikan pemikiran ialah pengelolaan pesan. Pesan harus ditata sesuai dengan diri komunikan yang akan dijadikan sasaran. Dalam hubungan ini komunikator harus trlebih dahulu melakukan komunikasi personal.
Sehubungan dengan proses komunikasi persuatif itu berikut ini adalah teknik-teknik yang dapat dipilih antara lain

1.Teknik asosiasi
Penyajian pesan komunikan dengan cara menumpangkannya pada suatu objek atau peristiwa yang menarik perhatian khalayak ramai

2.Teknik integrasi
Yang dimaksud dengan integrasi disini adalah kemampuan komunikator untuk menyatukan diri secara komunikatif dengan komunikan

3.Teknik ganjaran
Teknik ganjaran adalah kegiatan uantuk mempengaruhi orang lain dengan cara mengimi-ngimingi

4.Teknik tataan
Adalah upaya menyusun pesan komunikasi sedemikian rupa sehingga didengar atau dibaca serta termotivasi untuk melakukan sebagai mana disarankan oleh pesan tersebut

5.Teknik red – hering
Adalah seni seorang komunikator untuk meraih kemenangan dalam perdebatan dengan menggalakan argumrntasi yang lemah untuk kemudian mengalihkannya sedikit demi sedikit ke aspek yang dikuasainya guna dijadikan senjata ampuh dalam menyerang lawan
H. IKLAN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DUNIA USAHA/BISNIS

Setiap orang yang terjun dalam dunia usaha pasti memilih tujuan dan motivasinya masing-masing. Setiap pengusaha minimal mempunyai tanggung jawab untuk mempetahankan kelangsungan hidup perusahaanya dan maksimal mengembangkan perusahaan seluas –luasnya.
ntuk dapat menjual hasil produksinya secara luas kepada masyarakat konsumen yang tidak terbatas setiap pengusaha tentu berusaha mempengaruhi jumlah permintaan akan barang – barang hasil prosuksi peerusahaanya dengan memanfaatkan factor-faktor marketing mix yang harus dikuasai setiap pengusaha meliputi unsure-unsur :

•Perencanaan produksi
•Penentian merk dagang
•Penentuan bentuk kemasan
•Kebijaksanaan harga
•Penyusunan saluran penjualan
•Penjualan secara Pribadi
•Periklanan dan promosi
Meskipun unsure pembeda terutama iklan dengan sales promotion dan public relation adalah bentuk komuniksainya yaitu nonpersonal sehingga iklan harus menggunakan media namun menurut Wright terdapat beberapa unsure iklan sebagai komunikasi
 Unsur – unsure dari iklan

1.Informasi dan persuasi

Kata-kata seperti informasi dan persuasi nampaknya sederhana. Namun dari dua kata itukah terdapat cirri proses komunikasi informasi , to in form maksudnya memberi sesuatu kepada orang lain supaya merekapun tahu apa yang dimaksud oleh pemberi tahu.

2.Informasi diskonto
Karena informasi mengenai suatu produk tersebut disebar luaskan melalui media masa dan bersifat terbuka maka sebelum dimasukan ke media harus dikontrol melalui tahap dan cara tertentu

3.Teridentifikasinya informasi
Ini dimaksudkan bahwa kesungguhan informasi itu tidak hanya karena dikontrol tetapi juga harus jelas sapa yang mempunyai informasi itu, siapa sponsornya yang membayar media, sponsor yang jelas inilah membedakan iklan dengan propaganda.

4.Media komunikasi massa
Pembedaan iklan dengan teknik komunikasi pemasaran yang lain adalah komunikasi yang non personal,jadi iklan memakai media sebagaimana telah dijelaskan dengan menyewa ruang dan waktu.
        HAMBATAN KOMUNIKASI BISNIS

Komunikasi seringkali terganggu atau bahkan dapat menjadi buntu sama sekali. Faktor hambatan yang biasanya terjadi dalam proses komunikasi, dapat dibagi dalam 3 jenis sebagai berikut :
       Hambatan Teknis
Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. Dari sisi teknologi, keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi, akan semakin berkurang dengan adanya temuan baru di bidang teknologi komunikasi dan sistim informasi, sehingga saluran komunikasi dalam media komunikasi dapat diandalkan serta lebih efisien.
      Hambatan Semantik
Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara efektif. Definisi semantik adalah studi atas pengertian, yang diungkapkan lewat bahasa. Suatu pesan yang kurang jelas, akan tetap menjadi tidak jelas bagaimanapun baiknya transmisi.
Untuk menghindari mis-komunikasi semacam ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan karakteristik komunikannya, serta melihat dan mempertimbangkan kemungkinan penafsiran yang berbeda terhadap kata-kata yang digunakannya.
       Hambatan Manusiawi
Hambatan jenis ini muncul dari masalah-masalah pribadi yang dihadapi oleh orang-orang yang terlibat dalam komunikasi, baik komunikator maupun komunikan.
Menurut Cruden dan Sherman, hambatan ini mencakup :
         Hambatan yang berasal dari perbedaan individual manusia, seperti perbedaan persepsi, umur, keadaan emosi, status, keterampilan mendengarkan, pencarian informasi, penyaringan informasi.
        Hambatan yang ditimbulkan oleh iklim psikologis dalam organisasi atau lingkungan sosial dan budaya, seperti suasana dan iklim kerja serta tata nilai yang dianut .
Beberapa hal yang menghambat komunikasi bisnis:
      Iklim komunikasi tertutup, karyawan sedikit mengetahui tentang perusahaan, informasi dikuasasi oleh pemimpin.
             Struktur organisasi yang besar dan berjenjang, distorsi, penyampaian tertunda, persepsi berbeda.
           Filtering, pesan dirubah, diperpendek atau diperpanjang.
          Tidak percaya, merasa diperdaya, dimanipulasi  atau diperlakukan dengan tidak adil.
       Rivalitas antar karyawan, saling merahasiakan informasi yang bisa menguntungkan orang lain.
               Status dan power

Beberapa hal untuk mengatasi hambatan komunikasi bisnis:
            Mendorong iklim komunikasi terbuka, mendorong masukan dan feedback dari karyawan
               Menyederhanakan struktur organisasi, mengurangi layer, informasi lebih cepat
              Mempromosikan komunikasi horisontal, meningkatkan moral, menambah ide-ide.
           Membuat pusat isu, karyawan bisa mengkonfirmasi isu yang berkembang
       Membuat saluran formal seperti newsletter untuk memuat berita/informasi perusahaan












                               















                                                                  BAB III
                                                               PENUTUP

A.   KESIMPULAN
 Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur dan sistem organisasi. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif tetapi juga haruslah Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.
Di era globalisasi ini, tantangan seorang manajer di masa depan relatif akan semakin sulit, karena dunia bisnis menghadapi lingkungan persaingan yang cenderung semakin turbulen. Para manajer perlu membekali diri dengan keterampilan lintas budaya, berupa kemampuan berinteraksi dengan berbagai ragam budaya, gaya manajemen / bisnis bangsa lain, maupun kerjasama tim, baik intern maupun dalam suatu aliansi strategis dengan mitra bisnis. Disini peran komunikasi bisnis menjadi semakin sangat penting, yaitu kemampuan membaca, menafsirkan laporan dan informasi dari lingkungan. Disamping menyampaikan gagasan, baik lisan maupun tertulis secara sistematik.
Di era e-bisnis, Komunikasi berkembang menjadi suatu bisnis tersendiri. Perkembangan sistim informasi dan teknologi mempercepat proses Globalisasi dan memberikan peluang bagi dunia usaha di Indonesia untuk mengembangkan usahanya, melalui berbagai kesempatan menjalin relasi bisnis, pemasaran produk ataupun lainnya. Melalui e-bisnis, transaksi bisnis telah dilakukan melintasi batas demi batas dan zona waktu yang hampir pada saat yang bersamaan.
Aktivitas e-bisnis di Indonesia, merupakan tantangan tersendiri bagi para manajer untuk mengkomunikasikan bisnisnya kepada masyarakat yang mayoritas skeptis terhadap sistem penjualan on line melalui perbaikan sistem, pemupukan tingkat kepercayaan masyarakat serta pemberian edukasi yang berkesinambungan.